Vietnam Mau Caplok Operator Indonesia, Kominfo?

Kementerian Kominfo menanggapi kabar minat operator seluler Vietnam untuk mencaplok salah satu penyedia layanan telekomunikasi Indonesia. (Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET)

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT – Viettel, operator seluler terbesar asal Vietnam, kabarnya tengah melirik salah satu penyedia layanan telekomunikasi Indonesia.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) angkat suara mengomentarinya. Plt Kepala Biro Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu mengatakan, sampai saat ini pihak belum mendapatkan kabar mengenai aksi korporasi Viettel tersebut di Indonesia. BEST PROFIT

“Belum tahu mengenai hal tersebut,” ucapnya, Rabu (9/1/2019). Pernyataan senada juga disampaikan oleh Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) I Ketut Prihadi Kresna. PT BESTPROFIT

Ia mengaku baru mengetahui isu tersebut melalui pemberitaan di media massa. Kendati begitu, Ketut memaparkan bagaimana perusahaan asing bisa membeli operator seluler di Indonesia. PT BEST PROFIT

Pernyataan Ketut ini merujuk pada ketentuan dasar yang tercantum dalam Peraturan Menkominfo Nomor 1 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Jaringan telekomunikasi dalam pasal 71: BESTPROFIT FUTURES

(1) Pemegang izin penyelenggaraan dilarang merubah susunan kepemilikan saham perusahaan kecuali jika telah memenuhi kewajiban pembangunan paling sedikit 50% (lima puluh persen) dari total kewajiban pembangunan selama 5 (lima) tahun. BEST PROFIT FUTURES

(2) Dalam hal pemegang izin penyelenggaraan bermaksud merubah susunan kepemilikan saham perusahaan, rencana perubahan susunan kepemilikan saham perusahaan wajib dilaporkan kepada Menteri. PT BESTPROFIT FUTURES

(3) Larangan perubahan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak berlaku bagi perusahaan terbuka (publik) yang transaksi perubahan sahamnya dilakukan melalui bursa saham dalam negeri. PT BEST PROFIT FUTURES

“Selain ketentuan tadi, tentunya ketentuan di luar UU Telekomunikasi perlu dipatuhi juga, misalnya ketentuan Perpres Daftar Negatif Investasi (DNI) yang terkait dengan batasan maksimal kepemilikan asing dan UU Pasar Modal jika operator tersebut merupakan perusahaan terbuka,” pungkasnya. BESTPRO

Seperti diberitakan sebelumnya Viettel sedang meminati saham salah satu perusahaan telekomunikasi di Malaysia dan Indonesia. PT BESTPRO

Rumor yang beredar memunculkan nama Indosat, yang saat ini mayoritas sahamnya dikuasai oleh Qatar Telecom. BPF

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s