Banyak VPN Gratis di Android yang Berbahaya

Ilustrasi. Foto: detikINET/afr

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT – Pengguna Android yang ingin menggunakan layanan virtual private network (VPN) gratisan harus berpikir dua kali sebelum menggunakan layanan tersebut. Kenapa?

Hasil penelitian dari Metrics Labs menyebut satu dari lima aplikasi VPN gratis terpopuler di yang ada malah menjadi sumber celah keamanan untuk masuknya malware ke dalam ponsel. BEST PROFIT

Bahkan, seperempat di antaranya mengandung bug yang melanggar privasi seperti membocorkan DNS. PT BESTPROFIT

Parahnya, menurut Head of Research Metrics Labs Simon Migliano, aplikasi VPN semacam ini dicatat oleh Google sudah diinstal lebih dari 260 juta kali, demikian dikutip dari Tech Radar, Rabu (6/2/2019). PT BEST PROFIT

Metrics Labs mempublikasikan laporan penelitiannya terhadap aplikasi VPN gratisan ini untuk membantu pengguna Android. Yaitu agar mereka bisa mengerti risiko yang mereka ambil dengan menggunakan aplikasi VPN gratisan, salah satunya adalah pelanggaran privasi pengguna. BESTPROFIT FUTURES

Dari laporan tersebut, ada 27 dari 150 aplikasi VPN yang bisa menjadi sumber potensial malware setelah diuji menggunakan aplikasi VirusTotal. BEST PROFIT FUTURES

Kebocoran DNS

Lebih lanjut, 25% dari 150 aplikasi VPN gratis di Play Store terdampak dari masalah keamanan kebocoran DNS. Yaitu ketika VPN gagal mengalihkan permintaan DNS ke jalur terenkripsi VPN-nya. PT BESTPROFIT FUTURES

“Masalah keamanan ini terjadi ketika VPN gagal memaksa permintaan DNS melalui terowongan terenkripsi menuju server DNS miliknya dan malah mengizinkan permintaan DNS dilewatkan ke server DNS default milik ISP. Jadi meski lalu lintas data pengguna bisa disembunyikan, kebocoran ini membuka browsing history pengguna ke ISP dan server DNS pihak ketiga lain,” ujar Migliano. PT BEST PROFIT FUTURES

Laporan yang sama juga menyebut sejumlah aplikasi VPN gratis meminta izin akses yang sangat intrusif ke pengguna. BESTPRO

Yaitu 25% meminta akses ke lokasi pengguna, 38% meminta akses ke informasi status perangkat, dan 57% menyelipkan kode untuk mencari lokasi terakhir pengguna. PT BESTPRO

Hal ini sangatlah ironis, karena penggunaan VPN yang seharusnya bisa mengamankan privasi pengguna. Alih-alih, jika tak pintar-pintar memilih layanan, privasi dan keamanan lain pengguna malah terbuka lebar. BPF

Sumber : inet.detik.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s