Fosil Bayi Burung “Paling Langka dari yang Langka”

Fosil bayi burung/BBC

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT – Para peneliti mengungkapkan hasil penelitian mereka terhadap fosil bayi burung yang ditemukan di Las Hoyas, Spanyol, beberapa tahun lalu.
Bayi burung berusia 127 juta ini disebut sebagai “paling langka dari yang langka” oleh para peneliti karena fosil burung pada masa tersebut, terutama yang masih bayi, sangat sulit untuk ditemukan. BEST PROFIT
Dengan panjang dari hidung ke ujung ekor yang tidak lebih dari jari kelingking manusia, dan berat yang hanya sekitar 10 gram fosil ini juga menjadi salah satu fosil terkecil yang pernah ditemukan. PT BESTPROFIT

Continue reading

Advertisements

9 Makhluk Paling Langka di Dunia, Salah Satunya di Jawa

a

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT – Pesatnya pertumbuhan populasi manusia mengakibatkan kepunahan sejumlah populasi hewan dan tumbuhan di alam liar.

Dalam satu abad terakhir, hampir separuh satwa liar di Bumi diambang kepunahan. Serangga, ikan, burung hingga mamalia dan di manapun habitatnya, tidak bisa lolos dari ancaman itu.

Banyak faktor yang mempengaruhinya seperti jumlah yang sudah sedikit, tingkat penurunan, ancaman yang dihadapi dan kondisi populasi satwa. Continue reading

Arkeolog Temukan Cermin China Kuno Berusia 1.900 Tahun

Cermin antik China yang ditemukan di Fukuoka Jepang menandai perluasan diplomasi kedua negara

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT – Pernahkah Anda membayangkan seperti apa bentuk dari cermin yang berusia 19 abad? Mungkin dengan usia setua itu, cermin tidak akan utuh atau sulit untuk bercermin.

Namun, baru-baru ini arkeolog di Jepang menemukan cermin China yang berusia 1.900 tahun dalam kondisi masih utuh. Tak hanya itu, cermin ini juga dianggap cukup awet untuk tetap menunjukkan refleksi samar.

Cermin perunggu ini ditemukan di situs arkeologi Nakashima di Hakata Ward Fukuoka. Pejabat setempat menyebut ini merupakan penemuan yang langka. Continue reading

Kali Pertama, Ilmuwan Temukan Resep Kehidupan dalam Meteorit

Meteorit

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT Untuk kali pertama, para ilmuwan menemukan semua bahan kehidupan dalam dua meteorit.

Dua meteorit tersebut jatuh di Texas, Amerika Serikat, dan Maroko pada tahun 1998. Sejak saat itu, para ilmuwan terus menganalisis kandungan yang tersimpan di dalamnya. Continue reading

5 Prediksi Kehancuran Bumi, dari Robot hingga Donald Trump

PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta – Kehancuran Bumi memang sangat sulit untuk diprediksi hingga saat ini. Namun bukan berarti tak ada orang yang dapat memperkirakan seperti apa bentuk Bumi di masa depan menilik dari kondisi saat ini.

045723300_1437536775-205508-hawking-aliens

Salah satu tokoh yang sering memprediksi mengenai kehancuran Bumi adalah Stephen Hawking. Dalam beberapa kesempatan, profesor di bidang fisika ini tak segan memperkirakan beberapa faktor yang mampu menghancurkan Bumi.

Bagi kamu yang penasaran, berikut ini adalah beberapa prediksi Hawking mengenai masa depan dan kehancuran Bumi seperti dikutip dari Mirror, Selasa. – PT BESTPROFIT

Akan tetapi, perlu diingat bahwa perkataan Hawking ini merupakan prediksi dan kemungkinan yang didasarkan pada situasi dan kondisi sekarang. Karena itu, bukan tak mungkin di masa depan akan ada perubahan.

1. Kehancuran Akibat Bola Api

Saat berbicara di Tencent WE Summit yang diselenggarakan di Tiongkok pada November 2017, Hawking menyebut populasi manusia yang begitu banyak dapat mengakibatkan kehancuran. Sebab, konsumsi energi manusia begitu tinggi. – PT BESTPROFIT

“Pada 2600, populasi manusia yang begitu banyak membuat kondisi Bumi memburuk. Hasilnya, konsumsi listrik yang tinggi dapat membuat Bumi menyala merah,” ujarnya ketika itu. Continue reading

Tak Sekadar Khayalan, Peneliti Buktikan Unicorn Nyata

ilustrasi unicorn

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT – Unicorn adalah makhluk mitologi yang digambarkan sebagai kuda bertanduk. Sebagai makhluk mitologi tentu banyak yang berpikir bahwa hewan ini hanyalah imajinasi atau hanya ada dalam dongeng anak-anak.

Pada Februari 2016, para peneliti mengungkapkan bahwa mereka menemukan fosil unicorn Siberia teranyar. Temuan fosil terbaru itu mengubah pandangan para peneliti. Continue reading

Laboratorium Alam Terbesar di Dunia Ada di Indonesia

Monyet hitam Sulawesi (Macaca nigra) difoto di Cagar Alam Gunung Tangkoko Batuangus, Sulawesi Utara, Minggu (19/2/2017). Sebagai salah satu primata dengan populasi terancam di dunia, perburuan monyet hitam Sulawesi untuk dijual sebagai santapan masih tinggi.

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

JAKARTA, KOMPAS.com -– Pesona keanekaragaman Indonesia tak diragukan lagi menarik rasa ingin tahu para peneliti. Daya tarik alam itu hinggap tak terkecuali di dalam kepala seorang naturalis asal Inggris, Alfred Russel Wallace.

Dalam penelitiannya selama delapan tahun, yakni pada 1854-1862, Wallace berhasil menemukan laboratorium alam yang kini berada di Indonesia dan membuat buku The Malay Archipelago. Dia juga menginspirasi naturalis Charles Darwin mengenai teori evolusi. Continue reading